Korban diketahui Pirapahmi (9), warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Sebelumnya, pada Selasa (21/7/2026), korban dilaporkan tenggelam di Sungai Lematang, tepatnya di wilayah Desa Sukarame Kecamatan Sungai Rotan. Setelah menerima laporan, Pemerintah Kecamatan Sungai Rotan bergerak cepat berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pencarian.
Proses pencarian melibatkan unsur Pemerintah Kecamatan Sungai Rotan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Sukamaju, Pemerintah Desa Sukarami, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat. Berkat kerja sama seluruh pihak, korban berhasil ditemukan pada hari yang sama.
Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sukarame untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, pada Rabu (22/7/2026), Camat Sungai Rotan Mardiansyah, S.Sos., M.Si., mewakili Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., mengunjungi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban.
Dalam kesempatan tersebut, Mardiansyah menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang dialami keluarga korban.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan Pemerintah Kecamatan Sungai Rotan, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini," ujar Mardiansyah.
Ia mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Muara Enim kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.
Mardiansyah juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian korban, mulai dari aparat TNI, Polri, pemerintah desa, tenaga kesehatan, hingga masyarakat yang bahu-membahu melakukan pencarian sampai korban berhasil ditemukan.
Pemerintah Kecamatan Sungai Rotan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.
