MUARA ENIM – Kepala Desa Putak, Marlin Kusmiran, S.Pd., menyampaikan keluhan terkait minimnya kontribusi PT Dizamatra Powerindo bagi masyarakat di Desa Putak, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Selasa 7 April 2026.
Dalam pernyataannya, Marlin mengungkapkan bahwa selama hampir tiga tahun masa jabatannya sebagai Kepala Desa, Desa Putak belum pernah menerima bantuan sosial atau kontribusi nyata dari perusahaan tersebut, khususnya dalam momen-momen penting keagamaan.
"Selama tiga tahun saya menjabat, Desa Putak belum pernah mendapatkan bantuan pengadaan hewan kurban (sapi) pada saat Hari Raya Idul adha dari PT Dizamatra," ujar Marlin saat memberikan keterangan kepada awak media.
Marlin, mempertanyakan alasan di balik tidak adanya perhatian dari perusahaan tersebut terhadap wilayahnya. Padahal, menurutnya, PT Dizamatra telah beroperasi di wilayahnya selama kurun waktu yang sama. Ia juga menyoroti adanya ketimpangan perhatian dibandingkan dengan desa-desa tetangga.
"Kami ingin bertanya apa alasan PT Dizamatra tidak memberikan kontribusi untuk Desa Putak. Padahal, desa-desa lain yang terdampak, seperti Karang Batu, mendapatkan bantuan. Secara historis, Karang Batu sendiri merupakan bagian dari wilayah Desa Putak," tegasnya.
Ajakan Duduk Bersama Guna meluruskan permasalahan ini, Marlin mengajak pihak manajemen PT Dizamatra untuk melakukan audiensi atau pertemuan secara terbuka. Ia berharap ada penjelasan resmi jika memang Desa Putak dianggap tidak termasuk dalam kawasan binaan atau wilayah operasional perusahaan.
"Harapan kami, mari kita duduk bersama. Jika memang ada pernyataan dari pihak PT Dizamatra bahwa Putak tidak termasuk dalam kawasan operasional mereka, mari kita bicarakan agar semuanya jelas," tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Dizamatra Powerindo terkait keluhan yang disampaikan oleh Pemerintah Desa Putak tersebut.



