MUARA ENIM – Pemerintah Kecamatan Belida Darat menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Belida Darat Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026 tersebut mengusung tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Pemantapan Kualitas Pelayanan Publik”.
Musrenbang ini menjadi forum strategis bagi pemerintah desa untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan kepada jajaran pemerintah daerah serta anggota DPRD Kabupaten Muara Enim. Salah satu kepala desa yang aktif menyampaikan usulan adalah Kepala Desa Talang Balai, Mulyanto, yang menekankan pentingnya kelanjutan pembangunan infrastruktur desa serta optimalisasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Dalam penyampaiannya, Mulyanto mengapresiasi berbagai program pembangunan yang telah terealisasi di Desa Talang Balai. Namun demikian, ia menegaskan bahwa sejumlah proyek masih membutuhkan kelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Beberapa usulan prioritas infrastruktur yang disampaikan antara lain penyelesaian pembangunan pagar Kantor Desa Talang Balai yang saat ini baru terealisasi sekitar 50 persen. Selain itu, pembangunan jalan lingkar di Kampung 3 sepanjang 550 meter juga menjadi perhatian, mengingat baru sekitar 320 meter yang telah terbangun.
Mulyanto juga mengusulkan pembangunan dan pengerasan akses jalan antar desa sepanjang kurang lebih dua kilometer yang menghubungkan Desa Talang Balai dengan Desa Talang Buyuk. Tak hanya itu, pembangunan fasilitas umum turut menjadi perhatian, di antaranya jalan setapak di Kampung 3 sepanjang 400 meter serta pembangunan tribun desa.
“Kami sangat berharap usulan-usulan ini dapat menjadi prioritas, baik melalui anggaran induk maupun melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) ke depan,” ujar Mulyanto di hadapan forum Musrenbang.
Selain fokus pada pembangunan fisik, Mulyanto turut menyoroti peran strategis BUMDes dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Selatan terkait optimalisasi peran BUMDes, khususnya dalam mendukung penagihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di tingkat desa.
Menurutnya, dari sekitar empat juta unit kendaraan bermotor di Sumatera Selatan, baru sekitar 1,1 juta unit yang tercatat aktif membayar pajak. Dengan potensi PAD yang mencapai Rp3,7 triliun, keterlibatan BUMDes yang telah berbadan hukum dinilai mampu menjadi solusi efektif untuk menjangkau wajib pajak di wilayah pedesaan.
“BUMDes yang sudah memiliki badan hukum siap bersinergi. Ini bukan hanya soal penguatan ekonomi desa, tetapi juga kontribusi nyata dalam membantu pencapaian target pajak daerah,” jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Mulyanto menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Muara Enim, Hadiono serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang selama ini telah memberikan perhatian terhadap pembangunan di Desa Talang Balai.
“Sinergi antara pemerintah desa, legislatif, dan eksekutif merupakan kunci untuk menghadirkan perubahan nyata demi kesejahteraan masyarakat Desa Talang Balai,” pungkasnya. (Red)

