MUARA ENIM – Pemerintah Kecamatan Lembak menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lembak Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026.
Musrenbang kali ini mengusung tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Pemantapan Kualitas Pelayanan Publik”, dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, kepala desa, perwakilan OPD, serta tokoh masyarakat.
Dalam forum tersebut, Kepala Desa Alai Selatan, Lukman Hakim, menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah program strategis Pemerintah Kabupaten Muara Enim di bawah kepemimpinan Bupati Muara Enim. Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah program pengadaan mobil dinas operasional desa atau yang dikenal dengan program “Satu Desa Satu Mobil”.
Menurut Lukman, program tersebut dinilai sangat membantu kinerja pemerintahan desa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menilai ini sebagai program yang sangat bergengsi. Di kalangan para kepala desa, ketika ada desa yang sudah mendapatkan mobil operasional, itu menjadi pembicaraan positif di grup-grup koordinasi kami,” ujar Lukman Hakim.
Namun demikian, ia juga menyampaikan harapannya agar pemerataan program tersebut dapat lebih diperhatikan, khususnya untuk wilayah Kecamatan Lembak. Berdasarkan catatannya, pada tahun anggaran 2026 baru dua desa di Kecamatan Lembak yang terakomodir dalam program tersebut.
“Untuk tahun 2026, baru ada dua desa di Kecamatan Lembak yang mendapatkan program ini. Jumlahnya masih sangat terbatas dibandingkan wilayah lain, sementara Desa Alai Selatan hingga saat ini belum masuk dalam daftar penerima,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Lukman Hakim juga menceritakan pengalamannya saat dipercaya mewakili Kabupaten Muara Enim sebagai narasumber nasional pada kegiatan di Bali tahun 2025 lalu. Dalam kegiatan tersebut, ia memaparkan keberhasilan program kesehatan desa, khususnya terkait Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
“Saat itu saya membawa nama Kabupaten Muara Enim sebagai narasumber nasional. Bahkan Ibu Kadinkes menyampaikan kebanggaannya karena baru kali ini ada kisah sukses dari Muara Enim yang diangkat di tingkat nasional,” jelasnya.
Menutup penyampaiannya, Lukman berharap agar aspirasi masyarakat Desa Alai Selatan dapat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Ia berharap program mobil operasional desa dapat berlanjut dan direalisasikan secara lebih merata pada tahun 2026.
“Saya sudah menitipkan pesan ini melalui Asisten Pemerintahan dan juga Ibu Kadinkes untuk disampaikan kepada Pak Bupati. Besar harapan kami agar program ini bisa dirasakan manfaatnya secara adil, termasuk oleh masyarakat Desa Alai Selatan,” pungkasnya. (Red)

