Uang Negara Dipertanyakan, 14 Lampu Jalan Baru di Lubuk Semantung Tak Bertahan 3 Bulan

Post Views:

MUARA ENIM – Proyek pemasangan 14 unit lampu penerangan jalan umum (PJU) di Desa Lubuk Semantung, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lampu yang dipasang menggunakan anggaran APBD Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tersebut dilaporkan sudah mati total, meski usia pemasangan belum genap tiga bulan. Jumat, (02/01).

Kritik keras itu disampaikan langsung oleh Kepala Desa Lubuk Semantung, Heriyadi, melalui status WhatsApp pribadi pada Jumat malam, 2 Januari 2026, sekitar pukul 21.20 WIB. Dalam unggahannya, Heriyadi secara tegas mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek yang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM) Kabupaten Muara Enim.

“Belum umur 3 bulan, 14 unit lampu penerangan jalan yang dipasang dinas PERKIM, dianggarkan APBD ABT. Dipasang Oktober 2025, kini sudah mati total semua,” tulis Heriyadi.

Menurut Heriyadi, kondisi ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat, mengingat proyek tersebut dibiayai dari uang negara dan seharusnya memiliki standar kualitas serta masa pakai yang layak. Ia menilai kegagalan fungsi seluruh lampu dalam waktu singkat merupakan bentuk lemahnya pengawasan maupun mutu pekerjaan.

“Ini anggaran negara, bukan dana pribadi. Kalau belum tiga bulan sudah mati semua, wajar bila publik mempertanyakan kualitas pengadaan dan pelaksanaannya,” tegasnya.
Matinya seluruh lampu penerangan jalan tersebut berdampak langsung pada aktivitas dan keamanan warga, terutama pada malam hari. Beberapa titik jalan kembali gelap dan rawan, sehingga menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Heriyadi mendesak agar Dinas PERKIM segera turun ke lapangan untuk melakukan audit teknis, sekaligus bertanggung jawab memperbaiki atau mengganti lampu yang rusak. Ia juga meminta agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut.
“Saya menyampaikan ini secara terbuka agar ada perhatian serius. Jangan sampai proyek seperti ini hanya menjadi formalitas tanpa kualitas,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PERKIM Kabupaten Muara Enim belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab matinya 14 unit lampu penerangan jalan tersebut, maupun langkah konkret yang akan diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Laporan: Lea Candra
Tag:
Berita Terbaru
  • Uang Negara Dipertanyakan, 14 Lampu Jalan Baru di Lubuk Semantung Tak Bertahan 3 Bulan
  • Uang Negara Dipertanyakan, 14 Lampu Jalan Baru di Lubuk Semantung Tak Bertahan 3 Bulan
  • Uang Negara Dipertanyakan, 14 Lampu Jalan Baru di Lubuk Semantung Tak Bertahan 3 Bulan
  • Uang Negara Dipertanyakan, 14 Lampu Jalan Baru di Lubuk Semantung Tak Bertahan 3 Bulan
  • Uang Negara Dipertanyakan, 14 Lampu Jalan Baru di Lubuk Semantung Tak Bertahan 3 Bulan
  • Uang Negara Dipertanyakan, 14 Lampu Jalan Baru di Lubuk Semantung Tak Bertahan 3 Bulan
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Tutup Iklan