Minim Kehadiran DPRD dan Keluhan Pembangunan Mencuat dalam Musrenbang Kecamatan Sungai Rotan 2026 dan RKPD 2027

Post Views:

MUARA ENIM – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sungai Rotan dalam rangka penyusunan perencanaan pembangunan Tahun 2026 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 digelar dengan tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Pemantapan Kualitas Pelayanan Publik”.

Forum ini menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat desa dan kelurahan terkait kebutuhan pembangunan di wilayah Kecamatan Sungai Rotan. Sejumlah usulan disampaikan, mencakup infrastruktur, pelayanan publik, serta program pembangunan lainnya.

Kegiatan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala desa, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait. Namun, pelaksanaan Musrenbang ini juga menyoroti rendahnya tingkat kehadiran anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dari Daerah Pemilihan (Dapil) III. Dari total 11 anggota DPRD Dapil III, hanya dua orang yang tercatat hadir, yakni Hadino dan Mukarto.

Sorotan lain muncul pada sesi tanya jawab, di mana sejumlah kepala desa secara terbuka menyampaikan kekecewaan terhadap pelaksanaan pembangunan di wilayah Kecamatan Sungai Rotan. Kepala Desa Danau Baru secara tegas menyampaikan keluhannya terkait pembangunan jembatan penghubung Desa Danau Baru dengan Desa Danau Baru–Danau Tampang yang hingga kini belum juga rampung.

“Jembatan Desa Danau Baru dengan Desa Danau Baru–Danau Tampang tidak selesai-selesai. Kami sangat kecewa,” ujar Kepala Desa Danau Baru dalam forum Musrenbang.
Kekecewaan serupa juga disampaikan oleh Kepala Desa Muara Lematang, yang menyoroti sejumlah persoalan pembangunan yang dinilai belum berjalan optimal dan berdampak langsung pada aktivitas serta mobilitas masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Hadino, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan yang dikeluhkan masyarakat dipastikan akan diselesaikan pada tahun 2026.

Meski diwarnai berbagai catatan kritis, Musrenbang Kecamatan Sungai Rotan tetap berjalan sesuai agenda. Seluruh masukan, kritik, dan usulan yang disampaikan oleh kepala desa dan peserta forum dicatat dalam berita acara sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah.
Liputan: Lea Candra
Tag:
Berita Terbaru
  • Minim Kehadiran DPRD dan Keluhan Pembangunan Mencuat dalam Musrenbang Kecamatan Sungai Rotan 2026 dan RKPD 2027
  • Minim Kehadiran DPRD dan Keluhan Pembangunan Mencuat dalam Musrenbang Kecamatan Sungai Rotan 2026 dan RKPD 2027
  • Minim Kehadiran DPRD dan Keluhan Pembangunan Mencuat dalam Musrenbang Kecamatan Sungai Rotan 2026 dan RKPD 2027
  • Minim Kehadiran DPRD dan Keluhan Pembangunan Mencuat dalam Musrenbang Kecamatan Sungai Rotan 2026 dan RKPD 2027
  • Minim Kehadiran DPRD dan Keluhan Pembangunan Mencuat dalam Musrenbang Kecamatan Sungai Rotan 2026 dan RKPD 2027
  • Minim Kehadiran DPRD dan Keluhan Pembangunan Mencuat dalam Musrenbang Kecamatan Sungai Rotan 2026 dan RKPD 2027
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Tutup Iklan