MUARA ENIM – Seluruh 14 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Desa Lubuk Semantung, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, dilaporkan mati total meski belum genap tiga bulan sejak dipasang pada Oktober 2025 dengan anggaran APBD Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Jumat, (02/01).
Keluhan tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Lubuk Semantung, Heriyadi, melalui status WhatsApp pribadi pada Jumat malam, 2 Januari 2026, sekitar pukul 21.20 WIB. Selain itu, Pemerintah Desa Lubuk Semantung juga telah mengirimkan surat resmi permohonan perbaikan kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM) Kabupaten Muara Enim.
Surat bernomor 140/268/242003/XII/2025 tertanggal 29 Desember 2025 tersebut menjelaskan bahwa dari 14 titik, ada 2 titik (Rusak) LPJU di Dusun II Desa Lubuk Semantung mengalami kerusakan dan mati total. Dalam surat itu disebutkan, berdasarkan keterangan saksi, kerusakan diduga akibat sambaran petir yang terjadi pada Sabtu malam, 20 Desember 2025, sekitar pukul 22.50 WIB.
Dalam surat permohonan tersebut, dijelaskan bahwa padamnya lampu jalan telah berlangsung kurang lebih selama satu minggu dan berdampak langsung pada keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama pada malam hari.
Sementara itu, media ini juga telah mengirimkan pesan WhatsApp berisi keluhan Kepala Desa Lubuk Semantung kepada pihak yang diduga mengerjakan pemasangan LPJU tersebut. Melalui pesan balasan WhatsApp, nomor tersebut menjawab:
“Ok kak, terimo kasih info nyoo. Itu MCB yo sambar petir, jadi ngelos. Wajar kalo lampu yo mati.”
Meski demikian, Kepala Desa Lubuk Semantung berharap pihak terkait tetap segera melakukan pengecekan dan perbaikan di lapangan. Pasalnya, seluruh unit lampu jalan yang mati merupakan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih lampu tersebut masih tergolong baru.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas PERKIM Kabupaten Muara Enim terkait tindak lanjut surat permohonan perbaikan LPJU tersebut maupun penjelasan teknis resmi atas kerusakan yang terjadi.
Laporan: Lea Candra

