Kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Pemerintah Desa setempat. Kepala Desa Sukadana, Hasim, menyampaikan bahwa inovasi yang dibawa oleh mahasiswa sangat relevan dengan kebutuhan warganya saat ini.
"Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UIN Raden Fatah. Kehadiran mereka membawa ilmu baru yang praktis, seperti pembuatan spray anti nyamuk dan minuman herbal ini. Saya berharap ibu-ibu dan pemuda di Desa Sukadana tidak berhenti di sini, tapi benar-benar menjadikannya peluang usaha untuk meningkatkan ekonomi keluarga," ujar Hasim.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mempraktikkan pembuatan dua produk inovatif. Untuk spray anti nyamuk, bahan yang digunakan meliputi serai, kulit lemon, etanol, dan essential oil. Sementara itu, minuman antibiotik dibuat dari perpaduan madu, selasih, gula, serai, dan lemon.
Sefi, salah satu anggota Karang Taruna, mengaku sangat terbantu. "Langkah-langkahnya cukup mudah diikuti. Rencananya, saya akan membuat dan memasarkannya melalui media sosial serta berkolaborasi dengan teman-teman perempuan lainnya," ungkapnya.
Selain aspek ekonomi, program ini mengintegrasikan kesehatan mental. Fitri Ramadhani, mahasiswi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Fatah, menjelaskan adanya nilai esoteris dalam aktivitas ini.
"Kami tidak hanya memberi keterampilan ekonomi, tapi juga terapi yang menyembuhkan jiwa. Aktivitas ini mampu meningkatkan kepercayaan diri dan membangun ketahanan mental melalui pendekatan psikospiritual," jelas Fitri. Menurutnya, pemberdayaan perempuan harus bersifat holistik—menggabungkan ekonomi, spiritualitas, dan psikoterapi.
Program ini diharapkan menjadi pemantik bagi warga Desa Sukadana untuk memulai usaha mikro berbasis bahan alami. Dengan dukungan dari Kepala Desa dan antusiasme warga, produk-produk hasil pelatihan ini diproyeksikan dapat menjadi produk unggulan lokal yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan wujud pengabdian mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang untuk menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung guna membantu memecahkan masalah dan meningkatkan potensi desa.
Liputan: Lea Candra

