MUARA ENIM – Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menegaskan pentingnya peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mewujudkan kemandirian pangan di desa. Hal ini disampaikan saat membuka Forum Grup Diskusi (FGD) Strategi Penguatan Ketahanan Pangan di Desa melalui BUMDes Kabupaten Muara Enim Tahun 2025, yang digelar di Hotel Griya Serasan, Selasa (30/9).
Dalam kesempatan itu, Wabup didampingi Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Shofyan Aripanca, S.Kom., M.Si. Ia menekankan bahwa minimal 20 persen dana desa harus dioptimalkan untuk mendukung sektor pangan, baik melalui penyertaan modal usaha pertanian dan peternakan, pengadaan sarana produksi, maupun pembangunan infrastruktur pangan.
BUMDes memiliki peran vital untuk memperkuat ketahanan pangan di desa. Karena itu, saya minta 122 peserta FGD yang berasal dari 50 desa dan 22 kecamatan benar-benar serius mengikuti kegiatan ini. Tujuannya agar kemandirian pangan desa, peningkatan nilai tambah produk, dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” ujar Wabup.
Lebih lanjut, ia juga mengajak pengelola BUMDes untuk menggali potensi lokal di wilayah masing-masing. Hasil panen petani, kata Sumarni, dapat diolah menjadi produk setengah jadi sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi, sekaligus membuka lapangan kerja baru di sektor pengolahan.
Dengan strategi tersebut, Wabup optimistis ketahanan pangan di tingkat desa dapat terjaga sekaligus mencegah krisis pangan. Selain itu, BUMDes juga berpeluang meraih keuntungan dan berkontribusi terhadap pendapatan asli desa (PADes).

