Dalam khutbahnya, Ustaz Apriansyah menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menata hati dan memperbaiki diri melalui akhlak yang baik. Ia mengajak seluruh jamaah, termasuk dirinya sendiri, untuk senantiasa menjaga adab, memperkuat budi pekerti, dan berhijrah menuju kehidupan yang lebih berakhlak mulia.
"Mari kita putihkan hati kita, mari kita berhijrah, mulai dari akhlak, adab, hingga budi pekerti yang luhur. Akhlakul Karimah adalah fondasi utama dalam membentuk pribadi Muslim yang diridhai Allah SWT," ujarnya dalam khutbah.
Ia juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa jenis akhlak yang dianjurkan oleh Allah SWT, antara lain: berbakti kepada orang tua, menjaga hubungan baik dengan sesama, menepati janji, bersikap jujur, sabar, ikhlas, qanaah (menerima pemberian Allah), tawakal, dan berakhlak baik dalam ucapan dan perbuatan, hal tersebut mencerminkan kepribadian seorang Muslim sejati, Ustaz Apriansyah menegaskan bahwa akhlak mulia akan memancarkan kebaikan tidak hanya dalam hubungan dengan Allah (hablum minallah), tetapi juga dalam hubungan sesama manusia (hablum minannas).
Lebih lanjut, khatib menekankan bahwa masjid adalah salah satu tempat terbaik di muka bumi, tempat di mana setiap insan beriman seharusnya memperbaiki diri, memperkuat iman, dan memperluas amal kebaikan.
Pesan moral yang disampaikan khatib diharapkan mampu menjadi motivasi spiritual bagi jamaah dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan penuh keberkahan, terutama dalam membentuk masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan akhlak mulia.
Liputan : Umar Dani
