Menurut informasi yang di himpun oleh media ini, kedua korban saat itu tengah mengendarai sepeda motor dan melintas di lokasi kejadian. Diduga, mobil tangki BBM yang melaju dari arah Palembang menuju Prabumulih kehilangan kendali dan menabrak sepeda motor yang ditumpangi korban.
Benturan keras menyebabkan kedua pelajar mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat. Jenazah keduanya langsung dievakuasi ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat, sementara mobil tangki dan sopirnya diamankan pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Kepala SMKN 1 Gelumbang saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban merupakan siswa aktif di sekolah tersebut. Pihak sekolah menyampaikan duka cita mendalam dan akan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.
“Kami sangat berduka atas musibah ini. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap kepala sekolah dalam pernyataan tertulis.
Sementara itu, pihak Satlantas Polres Muara Enim masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal menyebutkan faktor kecepatan tinggi dan kelalaian pengemudi menjadi pemicu terjadinya insiden tragis ini.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat, terutama para orang tua dan pelajar di wilayah Gelumbang. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kejadian ini dan meningkatkan pengawasan lalu lintas di jalur rawan kecelakaan seperti Talang Taling.
Pewarta : Umar Dani


