MUARA ENIM | sultanmudatv.com - Babinsa Koramil 404-01/Gelumbang hadir dan melakukan pendampingan dalam pelatihan penyiapan tenaga kompeten Brigade Pangan Angkatan V dan VI yang digelar oleh Balai Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP). Kegiatan ini berlangsung bertempat di Aula BPP Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim pada tanggal 13 Agustus 2025.
BPP Sukarami bertindak sebagai tuan rumah dalam pelatihan yang merupakan bagian dari program pengembangan Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA) berbasis Brigade Pangan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga brigade pangan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Acara pelatihan selain dihadiri oleh para peserta brigade pangan, juga dihadiri oleh Babinsa Koramil 404-01/Gelumbang serta narasumber ahli di bidang pertanian dan pengelolaan alat mesin pertanian. Narasumber dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Muara Enim, yaitu Tedi Samsunurizal, S.P. dan Anton Mustianton, S.P.K.P., memberikan materi pelatihan yang sangat informatif dan aplikatif.
Serka Ahmad Guntur dari Koramil 404-01/Gelumbang menyampaikan, “Kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata kami terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Kami siap membantu dan berkolaborasi dengan para tenaga brigade pangan agar upaya peningkatan produksi pangan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.”
Kepala BPPSDMP menyampaikan bahwa pelatihan ini penting untuk memperkuat peran UPJA melalui peningkatan kemampuan operasional dan pengelolaan alat mesin pertanian secara optimal, guna menjawab tantangan di sektor pertanian dan kebutuhan produksi pangan yang meningkat.
Peserta pelatihan berasal dari berbagai daerah dan mendapatkan materi meliputi teknik pengoperasian, perawatan alat mesin pertanian, serta manajemen brigade pangan secara efektif.
Dengan bekal kompetensi yang diperoleh, peserta diharapkan dapat mengoptimalkan peran brigade pangan di daerah masing-masing dan berkontribusi dalam keberhasilan program pertanian nasional.
Reporter | Umar Dani

