Dalam penyuluhan tersebut, Wiwin Novita Sari, S.P. menyampaikan bahwa fokus materi kali ini adalah tentang budidaya pertanian sawah dan padi gogo, termasuk teknik penanaman, pengelolaan air, penggunaan pupuk secara efisien, serta antisipasi terhadap musim kemarau yang sedang berlangsung.
“Padi gogo sangat cocok ditanam di lahan kering, namun tetap memerlukan pengelolaan yang tepat agar hasilnya maksimal. Dengan penyuluhan ini, kami harap para petani bisa mempraktikkan langsung di lahan mereka,” ujar Wiwin.
Sementara itu, Babinsa Tri Wahyudi menambahkan bahwa pihak TNI siap mendukung kegiatan pertanian dan mengajak seluruh kelompok tani menjaga keamanan lingkungan desa agar proses tanam dan panen berjalan lancar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani tidak hanya meningkatkan hasil produksi, tetapi juga mampu menerapkan teknik pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim dan tantangan alam.
Liputan : Umar Dani

