Imbauan tersebut disampaikan menyusul masih ditemukannya tumpukan sampah di pinggir jalan kabupaten dan aliran Sungai Bongor yang melintasi wilayah Desa Muara Lematang.
"Kami sangat menyayangkan masih adanya pihak-pihak yang membuang sampah sembarangan. Selain merusak pemandangan, hal ini juga mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan masyarakat," ujar Hamka kepada media ini, Selasa (30/7/2025).
Hamka juga mengungkapkan bahwa belakangan ini pihaknya menerima keluhan dari warga terkait adanya sampah rumah tangga yang diduga berasal dari luar desa, sengaja dibuang ke Dusun Muara Lematang.
"Jangan karena keengganan mengelola sampah sendiri, lalu dusun kami dijadikan tempat pembuangan. Ini sangat tidak etis dan mencederai nilai-nilai kebersamaan antar desa," tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Pemerintah Desa Muara Lematang berharap kesadaran semua pihak untuk menjaga kebersihan bersama. Ia juga mengajak agar masyarakat saling menghormati dan menjaga keindahan serta kenyamanan desa.
"Kita harus saling menghargai dan menjaga kenyamanan lingkungan. Jangan sampai karena ulah segelintir orang, nama baik desa kita tercemar," tutup Hamka.
Liputan : Umar Dani
