Jembatan tersebut merupakan salah satu proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana pemerintah, dan selesai dibangun dalam waktu belum genap setengah tahun. Namun, kondisinya kini memprihatinkan dan menimbulkan banyak pertanyaan dari masyarakat.
“Warga sangat kecewa. Jembatan ini baru dibangun, tapi sudah jebol. Kami minta perhatian dari pihak berwenang agar segera melakukan pengecekan,” ujar Kepala Desa Tanjung Baru, Rusyadi, kepada wartawan Media Ini.
Lebih lanjut, Rusyadi menyampaikan bahwa dirinya sebagai kepala desa merasa sangat kecewa dengan kondisi tersebut dan berharap agar pemerintah kabupaten segera bertindak untuk melakukan perbaikan.
“Kami tentu kecewa. Jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Kami berharap segera ada perbaikan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu,” ungkapnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi. Masyarakat berharap agar kerusakan jembatan ini segera ditangani dan tidak berdampak lebih luas terhadap keselamatan dan aktivitas warga.
Laporan : Umar Dani

