Kondisi box cover tampak mengenaskan: beton pecah, sisi-sisi retak, dan permukaan amblas. Warga pun geram atas kelalaian yang mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Aneh sekali hal tersebut bisa terjadi. Jalan itu bukan rute truk, tapi tetap dilalui. Ini bukan hanya soal perbaikan—harus diganti secara maksimal dan sesuai prosedur Dinas PUPR!” tegas seorang warga dengan nada tinggi.
Lurah Gelumbang, Lismarama Warni, S.E., saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses perbaikan akan dimulai secepatnya.
“Sdh, besok dibenari oleh Juber. Itu, mobil itu ngikuti Geogel jadi salah jalan. Toko manisan itu di belakang rumah Pak Yazwardi. Tadi sudah ketemu dengan ayuk besok dibenarinyo,” tulis Ibu Lurah kepada media ini.
Insiden ini memunculkan pertanyaan serius mengenai minimnya pengawasan dan rambu larangan di jalur lingkungan. Warga mendesak pihak kelurahan dan instansi terkait untuk menindak tegas kendaraan yang melanggar jalur serta melakukan evaluasi teknis terhadap kualitas struktur jalan.
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUPR belum berhasil dikonfirmasi oleh media ini. Warga berharap ada langkah cepat, transparan, dan sesuai prosedur agar insiden serupa tidak kembali terjadi. (Red)
Box Cover Ambruk di Sungai Kumpo Gelumbang, Dihantam Tronton Salah Jalur – Lurah: "Besok Dibenari, Mobil Ikuti Geogel"
Post Views:
MUARA ENIM, 30 Juli 2025 — Sebuah box cover saluran air di kawasan Sungai Kumpo, Kelurahan Gelumbang, ambruk dan hancur setelah dilintasi mobil tronton bermuatan berat pada Selasa (30/7) sekitar pukul 11.00 WIB. Jalan lingkungan yang sempit itu bukan jalur untuk kendaraan bertonase besar, namun truk tersebut tetap melintas—menyebabkan kerusakan parah pada struktur box cover.

