BANYUASIN – Aksi mimbar bebas di Gedung DPRD Banyuasin menggaungkan 29 tuntutan rakyat yang terangkum dalam enam pilar utama. Aspirasi ini disuarakan aktivis, mahasiswa, dan masyarakat, lalu diterima langsung oleh tujuh anggota DPRD yang hadir.
Enam pilar tersebut meliputi tata kelola pemerintahan, ekonomi rakyat, infrastruktur dan lingkungan, pendidikan dan kesehatan, demokrasi dan keamanan, hingga agenda pembangunan berkelanjutan.
Para orator menegaskan, tuntutan ini bukan sekadar janji, melainkan kontrak moral yang wajib diwujudkan pemerintah daerah.
“Kami tidak ingin janji kosong, aspirasi ini harus dikawal hingga terealisasi nyata,” tegas salah satu perwakilan aksi.
Panji Al-Fatih menambahkan, pemerintah diminta lebih peka dan cepat merespons keresahan warga. “Jangan tunggu viral dulu baru bergerak,” ujarnya.
Pewarta: Mulyadi

