PALI — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi meluncurkan program Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) di Kantor Lurah Talang Ubi Timur, Jum’at (25/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan serta mengurangi kerentanan masyarakat terhadap gejolak harga bahan pokok.
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, SH, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa program CPPD ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami berkomitmen memastikan setiap warga yang membutuhkan mendapat bantuan pangan secara adil dan merata. Ini bukan hanya distribusi logistik, tapi bentuk nyata keberpihakan pemerintah pada masyarakat,” ujar Iwan Tuaji di hadapan peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, termasuk dari Kejaksaan Negeri PALI. Kasi Intelijen Kejari PALI, Rido Dharma Hermando, SH, MH, didampingi Jaksa Fungsional Kresna Satia Nagara, SH, menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya penyaluran pangan yang tepat sasaran.
“Kami dari Kejaksaan mendukung penuh program ini dan siap melakukan pendampingan serta pengawasan agar distribusinya sesuai aturan dan tidak disalahgunakan,” tegas Rido Dharma Hermando.
Selain itu, sejumlah pejabat turut hadir, antara lain:
Kabag SDM Polres PALI Sutrisman, SH (mewakili Kapolres)
Babinsa Talang Ubi Timur Sertu Junaidi, MM (mewakili Danramil 40/03 Pendopo)
Danton Brimob Kompi PALI Aiptu Agus Salim
Inspektur Kabupaten PALI M. Antoni, SH, MH
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kahiriman, Spt, M.Si
Kepala Bulog Lahat Dr. Julkhaidir Romadhon, M.Si
Sejumlah OPD dan penerima bantuan.
Kahiriman, selaku Plt. Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten PALI, menjelaskan bahwa CPPD ini ditujukan untuk menjawab kondisi darurat atau kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“Cadangan pangan ini akan terus dikelola dengan prinsip transparansi dan tanggung jawab. Tujuan utamanya adalah menjamin ketersediaan pangan, terutama saat kondisi darurat,” jelasnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh warga penerima bantuan, yang merasa terbantu di tengah tingginya harga bahan pokok di pasaran.
Laporan : Umar Dani
