BANYUASIN – Kepala Desa (Kades) Sidoharjo, Kecamatan air salek, Kabupaten Banyuasin. M, Nuryanto menghimbau warga atau masyarakat Desa sidoharjo untuk mengibarkan bendera Merah Putih di bulan Agustus.
Himbauan ini, dalam rangka menyambut dan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025. Bahkan himbauan pengibaran bendera Merah Putih tersebut selama 1 bulan, mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2025.
“Saya mengimbau kepada warga atau masyarakat Desa Sidoharjo, untuk memasang dan mengibarkan Bendera Merah Putih selama sebulan penuh dimulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2025,” ujar Kades, Kamis (31 juli 2025).
Disamping itu, dia juga perintahkan melalui RT, RW, Dusun, staf atau pun perangkat Desa sidoharjo untuk mensosialisasikan ke warga memasang bendera Merah Putih dan umbul umbul ke warganya masing – masing.
“Saya perintahkan melalui RT, RW atau pus staf desa lainya untuk aktif mensosialisasikan ke warga secara door to door, untuk mengajak warga di wilayahnya untuk memasang bendera Merah Putih di depan rumahnya masing-masing, guna menyemarakkan peringatan HUT RI tahun 2025 ini,” ungkap M. nuryanto.
Menurut Kades, pada bulan Agustus tanggal 17 adalah bulan dimana bangsa Indonesia merdeka pada tahun 1945. Untuk mencapai kemerdekaan tidaklah mudah, penuh dengan pengorbanan yang tidak hanya berupa materi.
Akan tetapi, mengorbankan segenap jiwa masyarakat bangsa Indonesia pada waktu merebut kemerdekaan. Dimana nilai – nilai kejuangannya yang sangat relevan kita gunakan sebagai landasan perjuangan kita sebagai generasi penerus bangsa dalam mengisi kemerdekaan.
"sambung M. Nuryanto, yang ada saat ini sebagai Bangsa Republik Indonesia tidak merasakan perjuangan pendahulu kita, kehilangan harta benda, saudara, bahkan kehilangan nyawa. Perjuangan mereka parapendahulu benar – benar luar biasa dan patut kita hormati dan kenang sampai kapanpun.
Namun begitu, tambahnya kades dimasa kini Kemerdekaan telah dinikmati akan tetapi terdapat beberapa kelompok warga atau masyarakat yang kurang dapat menghargai apa itu arti dari sebuah kemerdekaan.
“Ada juga sebagian masyarakat yang merasa acuh tak acuh dengan bulan Agustus ini. Akan tetapi ada yang sungguh – sungguh merealisasikan peringatan dalam berbagai bentuk kegiatan yang bernuansakan perjuangan,” pungkasnya.
Laporan : Mulyadi
