Memasuki Bulan Suci, Kepala Desa Saleh Mulya Warsim Ajak Masyarakat Maksimalkan Berkah Ramadhan
BANYUASIN - Kehadiran Ramadan 1446 Hijriyah hendaknya jangan disia-siakan. Optimalisasi bulan penuh berkah ini bisa dilakukan antara lain dengan memperbanyak ibadah, pesan itu di sampaikan oleh kepala desa Saleh Mulya Warsim Didampingi Ketua TP PKK Desa Henes Munawaroh menyambut bulan suci Ramadhan 1445 Hijriyah. Senin 24 Februari 2025
Ia mengemukakan, keberkahan Ramadan tersebut bisa diperoleh dengan menanamkan kearifan. ”Ramadan mengajarkan kearifan bagi kita semua,” ujar Warsim
Warsim menjabarkan, kearifan tersebut meliputi kearifan berakhlak yang luhur. Satu di antara intinya adalah menjaga lisan, perkataan bernada cacian, hinaan atau ejekan, terhadap hamba Allah SWT. Siapa pun dia, tanpa kecuali.
Ia juga mengingatkan, kearifan yang tentunya diharapkan, terutama lahir dari para pemimpin. Baik pemimpin pemerintahan maupun pemimpin agama yang menjadi panutan bagi masyarakat.
Sebuah kearifan, tambah Warsim, pada gilirannya akan menjadi benteng utama terwujudnya persatuan umat Islam.
Selama bulan puasa, sambung dia, umat memiliki kesempatan yang baik pula mengajak generasi muda lebih menyelami kearifan Ramadan yang mengayomi semua komponen bangsa.
Dampaknya dapat secara langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. Kerifan yang mengantarkan mereka pada tutur kata santun, perlakuan yang baik terhadap orangtua dan orang lain, serta kearifan yang membentengi diri mereka dari serbuan budaya asing yang kian merusak jati diri bangsa.
“Untuk itu, dakwah yang sejuk, mencerahkan, dan kekinian merupakan sarana yang amat ampuh, dan dapat menyampaikan pesan kearifan bulan puasa,” paparnya
Menurut Warsim, Ramadan semestinya dijadikan ajang menambah amal. Esensi dari proses ibadah puasa yang dijalankan juga mengajarkan umat Islam untuk menahan diri.
“Poin penting Ramadhan adalah menahan diri dari segalanya. Budaya hidup mewah, hura-hura, termasuk juga memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbanyak ibadah. Artinya, ada peningkatan kualitas dan kuantitas ibadahnya. Karena itu, kita berharap selama Ramadhan hingga Lebaran belanja boros bisa diminimalisasi,” pungkasnya
Liputan : Mulyadi